Tugas-tugas editor:
Ada 3 (tiga) tugas utama dari seorang editor: mencari,
memperbaiki dan menerbitkan naskah atau tulisan atau gambar.
Editor beroperasi sebagai penerbit, artinya editor harus
terlibat dalam semua aspek
Editor dalam media apapun sama, cuma tergantung dia masuk ke
jenisnya apa, #JobDeskEditor
Jenjang karir editor ada 5 (lima) macam: Copy Editor, Editor, Senior Editor, Managing Editor, Chief Editor.
Copy Editor hanya memiliki kewenangan terhadap teknis suatu
penulisan naskah, misal kesalahan ejaan, bahasa, fakta, data, dan lain-lain,
Editor adalah seseorang yang melakukan penyuntingan seperti
Editor Film, Editor Suara, Redaktur (Editor Tulisan),
Editor Senior memainkan peran banyak
kunci untuk memastikan bahwa publikasi
kualitas tertinggi diciptakan. Senior editor bertanggung
jawab untuk administrasi, menulis, merancang dan distribusi.
Managing Editor adalah Seorang redaktur pelaksana
adalah anggota senior dari tim manajemen sebuah publikasi.
Editor-in-chief (Kepala Redaksi) adalah kepala utama
publikasi ini, memiliki tanggung jawab akhir untuk semua operasi dan kebijakan. Dia memimpin
semua departemen organisasi. Selain itu, editor-in-chief yang bertanggung jawab untuk mendelegasikan tugas kepada anggota staf serta menjaga
dengan waktu yang dibutuhkan mereka
untuk menyelesaikan tugas mereka. Istilah ini umumnya diterapkan
untuk koran, majalah, buku
tahunan, dan program berita
televisi. Istilah ini juga diterapkan
pada jurnal akademik, di mana editor-in-chief
akhirnya memutuskan apakah naskah diserahkan akan diterbitkan
dalam jurnal. Keputusan ini dibuat oleh redaksi-setelah mencari masukan dari reviewer dipilih atas dasar keahlian
yang relevan.
Tanggung jawab khas editor-in-chief
mencakup:
- Palang pengecekan fakta, ejaan, tata bahasa, menulis halaman gaya desain, dan foto;
Menolak tulisan yang tampaknya menjiplak, hantu-ditulis oleh editor lainnya sub-, atau diterbitkan sebelumnya di tempat lain;
Mengedit konten tersebut;
Berkontribusi potongan editorial;
Memotivasi dan mengembangkan staf editorial;
Memastikan draft akhir selesai dan daerah tidak kosong;
Penanganan keluhan pembaca dan mengambil tanggung jawab untuk masalah yang dihasilkan, dan
Untuk buku-buku atau jurnal, silang kutipan dan memeriksa referensi.
Menolak tulisan yang tampaknya menjiplak, hantu-ditulis oleh editor lainnya sub-, atau diterbitkan sebelumnya di tempat lain;
Mengedit konten tersebut;
Berkontribusi potongan editorial;
Memotivasi dan mengembangkan staf editorial;
Memastikan draft akhir selesai dan daerah tidak kosong;
Penanganan keluhan pembaca dan mengambil tanggung jawab untuk masalah yang dihasilkan, dan
Untuk buku-buku atau jurnal, silang kutipan dan memeriksa referensi.
Tugas editor
adalah mencari penulis
Tugas:
- Meminta penulis mengirimkan tulisan tentang kreasi atau pemikiran-pemikiran mereka,
- Memperbaiki tulisan penulis agar pembaca bias mengerti apa yang mau disampaikan penulis,
- Mengedit naskah yang telah diubah sesuai dengan bahasa EYD (Ejaan Yang Disesuaikan) ataupun bahasa yang sesuai dengan standarisasi penerbit,
- Setelah pengeditan naskah selesai, memasukan semua foto atau gambar serta naskah yang sudah di edit kebagian design grafis ( atau biasa disebut SETTER ). Setter bertugas membuat “Layout”,
- Lalu mengirimkan naskah yg sudah di layout tersebut kepada penulis, karena biasanya ada perubahan-perubahan redaksional dari penulis,
- Ketika penulis approve atau setuju dengan layout dan redaksionalnya. Maka naskah tersebut dikirim kembali ke “REPDEL” (Pimpinan Redaksi) untuk approval tata bahasannya,
- Setelah approve hasil layout akan masuk ke dalam bagian produksi, untuk dibuat sparasi filmnya, \
- Setelah selesai editor harus memastikan film-film tersebut tidak blur atau sudah siap cetak,
- Setelah selesai film tersebut diberikan kebagian “Percetakan”
- Tugas terpentingnya adalah mengedit tulisan sesuai dengan tata bahasa yang digunakan Penerbit,
- Membiarkan penulis menulis sesuai dengan ideology atau pemikiran masing-masing,
- Lalu memastikan bahwa tulisan penulis tidak menyangkut SARA atau apapun yang dapat merugikan Penerbit,
- Serta mengkoordinasikan tulisan penulis kepada pimpinan redaksi penerbit apabila tulisan tersebut sedikit controversial, karena tidak menutup kemungkinan tulisan tersebut akan tetap dibukukan untuk kepentingan komersil.
0 komentar:
Post a Comment