headline photo
Showing posts with label buah ceplukan. Show all posts
Showing posts with label buah ceplukan. Show all posts

PULTAK-PULTAK (Ceplukan atau Ciplukan)

Thursday, 28 August 2014

Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin disebut sebagai Physalis angulata merupakan salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata) yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).

Ceplukan atau ciplukan dikenal dengan berbagai nama daerah (lokal) seperti keceplokan, ciciplukan (Jawa), nyornyoran, yoryoran, (Madura), cecendet, cecendetan, cecenetan (Sunda), kopok-kopokan, kaceplokan, angket (Bali), leletep (sebagian Sumatra), leletokan (Minahasa), Kenampok, dedes (Sasak), lapunonat (Tanimbar, Seram), daun kopo-kopi, daun loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba, dan lain-lain.

Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai cutleaf groundcherry, wild tomato, camapu, dan winter cherry. Sedangkan dalam bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Physalis angulata yang bersinonim dengan Physalis minima dan Physalis peruviana.

Diskripsi Ceplukan. Ceplukan merupakan tanaman semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan bersegi tajam.

Daun ceplukan berbentuk bulan telur dengan ujungnya yang meruncing. Tepi daun terkadang rata terkadang tidak dengan panjang daun antara 5-15 cm dan lebar 2-10 cm.

Bunga ceplukan (Physalis angulata) terdapat di ketiak daun, dengan tangkai tegak berwarna keunguan dan dengan ujung bunga yang mengangguk. Kelopak bunga berbagi lima, dengan taju yang bersudut tiga dan meruncing. Mahkota bunga menyerupai lonceng, berlekuk lima berwarna kuning muda dengan noda kuning tua dan kecoklatan di leher bagian dalam. Benang sari berwarna kuning pucat dengan kepala sari biru muda.
 
Buah ciplukan (Physalis angulata) terdapat dalam bungkus kelopak yang menggelembung berbentuk telur berujung meruncing berwarna hijau muda kekuningan, dengan rusuk keunguan, dengan panjang sekitar 2-4 cm. Buah buni di dalamnya berbentuk bulat memanjang berukuran antara 1,5-2 cm dengan warna kekuningan jika masak. Rasa buah ciplukan manis dan kaya manfaat sebagai herbal.

Pohon ceplukan diduga berasal dari daerah tropis Amerika dan tersebar ke berbagai kawasan di Amerika, Pasifik, Australia, dan Asia termasuk Indonesia. Di Indonesia, ciplukan tumbuh secara alami di semak-semak dekat pemukiman hingga pinggiran hutan. Tumbuhan yang kaya manfaat sebagai obat-obatan (herbal) ini mampu hidup hingga ketinggian 1.600 meter dpl.

Kaya Khasiat dan Manfaat. Ciplukan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman herbal (obat-obatan). Akar tumbuhan ciplukan dapat digunakan sebagai obat cacing dan penurun demam.


Buah ciplukan yang kaya manfaat

Daun Ciplukan (Physalis angulata) bermanfaat sebagai obat penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, dan kencing nanah. Sedangkan buah ciplukan sendiri sering dimakan langsung untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil, dan penyakit kuning.

Pada pohon ceplukan mengandung senyawa-senyawa aktif yang antara lain saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam palmitat dan stearat (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik acid (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin (buah), vitamin C dan gula (buah).

Ceplukan dapat dimanfaatkan sebagai antihiperglikemi, antibakteri, antivirus, imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator), antiinflamasi, antioksidan, analgesik, dan sitotoksik. Juga sebagai peluruh air seni (diuretic), menetralkan racun, meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor

Melihat aneka manfaat pohon ciplukan yang sedemikian besar sungguh mengherankan hingga sekarang belum ada satupun yang berusaha membudidayakannya. Tanaman ceplukan masih dibiarkan tumbuh liar secara alami. Dan kemarin, saya iseng-iseng mencari sosok pohon ceplukan disekitar tempat tinggal saya untuk mengambil gambarnya, tetapi hasilnya nihil. Saya hanya bisa menemukan gambar pohon kaya manfaat ini melalui bantuan ‘Om Google’.

Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Solanales; Famili: Solanaceae; Genus: Physalis; Spesies: Physalis angulata. Sinonim: P. minima, P. peruviana. Nama Indonesia: Ceplukan atau Ciplukan.

Pultak-pultak (Physalis bodinieri L.)

 
Pultak-pultak (Physalis bodinieri L.) secara umum diketahui dengan nama ciplukan dan banyak tumbuh disembarang tempat seperti di pekarangan rumah, di ladang, di tanah lembab sampai kering dan tidak tergenang air. Pohon pultak-pultak tumbuh tidak sampai setinggi 1 m dan bercabang-cabang berongga sehingga batangnya gampang terputus karena hanya sedikit memiliki serat kayu pada pangkal batang bagian bawah. Buahnya apabila sudah matang berwarna kekuningan mengkilat berbentuk bulat lebih kecil dari kelereng atau guli. Rasa buah yang matang manis segar, sementara yang belum matang terasa pahit. Buahnya berbiji banyak mirip tomat. Buahnya terbungkus dengan kulit buah yang mirip daun kulit ari dan apabila digepuk akan menimbulkan suara seperti meledak makanya orang Batak bilang pultak-pultak (pultak = pecah menimbulkan suara).
Kandungan kimia yang terdapat pada pultak-pultak adalah asam klorogenat (Chlorogenik acid C27H44O-H2O), asam sitrun, asam malat, fisalin, alkaloid, tanin, kriptoxantin, asam alaidik, gula, vitamin C. Pultak-pultak dapat mengaktifkan fungsi-fungsi kelenjar dan bersifat analgesik (penghilang rasa sakit), pereda batuk, penawar racun.
Seluruh bagian tanaman dapat digunakan sebagai obat baik untuk obat luar maupun dimunum diantaranya influensa, sakit tenggorok, paru-paru, batuk rejan (pertusis), radang saluran pernafasan (bronkitis),  hepatitis, disentri, hipertensi, diabetes melitus, ayan, bisul, borok, radang gusi, gondong (parotitis), herpes zoster, buah zakar bengkak.
Secara umum pengobatan untuk obat luar hanya digiling sampai halus dan ditempelkan pada yang sakit, sedang untuk pengobatan minum dilakukan dengan merebusnya lalu diminum. Berikut resep yang dapat diberikan:
1) Penyakit Influensa, sakit tenggorokan, gondongan, paru-paru, batuk rejan, pembengkakan prostat, pembengkakan buah pelir/zakar (orchitis). Seluruh tumbuhan dari mulai akar, batang,daun buah dicuci bersih lalu direbus dengan 1 liter air sampai tinggal setengahnya. Air rebusan disaring disiapkan 3 baian untuk diminum hangat 3 kali dalam sehari. Lakukan secara rutin.
2) Penyakit kencing manis (diabetes melitus). Seluruh tumbuhan dari mulai akar, batang,daun buah dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Air rebusan disaring dan diminum hangat 1 kali dalam sehari. Lakukan secara rutin.
3) Penyakit Ayan/ sawan (epilepsi). Buah (mentah atau matang) sebanyak 10 butir dimakan langsung setiap hari secara rutin.
4) Bisul. Daun pultak-pultak secukupnya, dicuci dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada sekeliling bisul dan dibungkus dengan kain perban. Ganti pemakaian 2 x sehari.
5) Borok. Daun pultak-pultak secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus dan ditambah 2 sendok makan kapur sirih lalu ditempelkan pada borok dan dibalut dengan perban. lakukan pemakaian 2 x sehari.
Untuk keterangan lebih lanjut, anda klik disini: Resep-resep Datu Bolon

Ceplukan (orang batak bilang ini adalah pultak-pultak)





 

1-Nama dan nama ilmiah

- Nama umum : Pohon Game pemerasan, meringkuk di samping pohon.
- Nama lain : pohon balsam bermunculan, lentera Pohon, yang Luu dan banyak nama lainnya.
- Nama Inggris : C ut berdaun groundcherry ,  Gigi berdaun kandung kemih ceri ...
- Nama ilmiah : Physalis angulata L.
- Sinonim :
-Physalis Esquirolii Le1vl. & Vant.
-Physalis Minima L.
-Physalis Auct pubescens. L. Non
- Spesies kedekatan:
Lu Penerimaan Amerika Selatan: Physalis peruviana
Lu huruf kecil: Physalis minima = Ph. Perviflora = Ph. Pubescens .
- Bunga lentera Cina ( Physalis alkekengi )

2-Ilmiah Klasifikasi ( Klasifikasi ilmiah )

Tentang  ( Regnum ):
Tanaman ( Plantae )
Industri  ( divisio ):
Tanaman berbunga ( Magnoliophyta )
Kelas  ( class ):
Tanaman dikotil ( Magnoliopsida )
Kementerian  ( Ordo ):
Ca ( Solanales )
Mereka  ( familia ):
Tomat ( Solanaceae )
Beban  ( genus ):
Remunerasi Lu ( Physalis )
Spesies  ( jenis ):
2-Asal dan distribusi
- Biaya Kompensasi Lu ( Physalis ) dari Mereka Ca ( Solanales ) mencakup banyak spesies tanaman asli daerah tropis dan subtropis mantan dunia dan dunia baru , dengan sekitar 75-90 spesies.
Sebagian besar spesies dalam genus ini berasal dari Mexico ở Nam Mỹ (có ít nhất 46 loài đặc hữu ở nước này).
Các loài trong Chi Thù lù là cây thân thảo đứng sống một năm hay nhiều năm, có chiều cao từ 0,4 đến 3 mét. Hầu hết các loài yêu cầu ánh nắng mặt trời đầy đủ và khí hậu khá ấm áp và chịu nhiệt độ nóng. Một số loài rất nhạy cảm với sương giá, nhưng có một số loài chẳng hạn như loài thù lù Trung Quốc, P. alkekengi, chịu đựng được nhiệt độ rất lạnh và sống được qua mùa đông.
Các loài trong Chi thù lù có đặc trưng là quả khi chín có màu cam và tương tự về kích thước, hình dạng và cấu trúc giống như quả nhãn lồng (chùm bao) với ruột quả có nhiều ngăn rộng và một số loài có quả ruột đặt giống như quả cà chua, là loại quả ăn được với tên gọi là quả anh đào đất (Groundcherry).
Genus meringkuk quả nằm một phần hay nằm gọn hoàn toàn trong một vỏ mỏng như bao giấy lớn có nguồn gốc từ các đài hoa. 
Karena koloni Spanyol dan Portugis menduduki Amerika Selatan, spesies khas lu pengenalan dan menyebar ke seluruh benua dan mereka beradaptasi untuk menjadi pohon tumbuh liar di seluruh dunia.
Saat ini di Amerika Selatan terus mengekspor khas karakteristik kinerja usus lu (Physalis peruviana) ke negara-negara di Amerika Utara, Eropa dan Asia sebagai cherry tanah (Groundcherries) lebih berharga daripada meremas pod kehidupan liar di Asia.
Type memeras Tanaman Rentang ( Physalis angulata ) c ó berasal dari Amerika tropis, maka ini menjadi pohon yang terkait dengan daerah tropis. Melihat mereka tumbuh liar di seluruh tempat, di pematang, rumput dan tanah atau pinggir jalan desa liar di seluruh Eropa selatan, Afrika, Asia, Australia dan Kepulauan Pasifik. Juga juga ditemukan di hutan dataran rendah pesisir ketinggian yang lebih tinggi dari 1.500 meter di atas permukaan laut.
Di Vietnam Selatan memeras parasit yang tidak diketahui muncul dari waktu ke waktu, tetapi telah sejak lama menjadi pohon tumbuh liar di seluruh negeri dan orang-orang yang digunakan sebagai sayuran dan digunakan dalam obat rakyat untuk menyembuhkan.
Karena parasit usus, dompet kosong, ketika hasil bermain dihasilkan berdebar ledakan khas dari spesies ini.
Dalam bahasa rakyat Vietnam, memeras polong memiliki banyak nama yang berbeda tergantung pada wilayah, dapat disebutkan nama-nama: lentera ,  lesu ,  croaker balas dendam ,  balas dendam lu ,  lu c musuh Sir nh ,  memompa pop ,  lub untuk seks ,  suara pop ,  hub ganda ,  Dom DOP ,  membuat mengupas ,  meremas Untuk up ...

3-deskripsi

Remas pohon mencapai menyusun setiap tahun, tumbuh liar sepanjang tahun .
- Tubuh : Tubuh tinggi 50 - 10 cm 0, divisi beberapa cabang. Batang bulat diameter, 1-2 cm.
- Daun: Daun alternatif, oval, lobed atau dibagi, panjang 30 - 35 mm, lebar 20 - 40mm; Panjang tangkai daun dari 15 - 30mm.
- Bunga : Bunga tumbuh soliter di axils daun, mengintai sepotong, panjang sekitar 1 cm. Radio berbentuk lonceng, berbulu, dibagi menjadi 5 lobus dari tengah, corolla kuning atau putih pucat, kadang-kadang terang titik ungu di batang bunga yang sama. Buah Taiwan bagaimana pertumbuhan harus disebut efek lentera. 
- Buah : Berries bulat, halus, hijau ketika belum matang, merah saat masak, dengan stasiun utama bersama dengan buah, panjang 3-4 cm, lebar 2 cm, menutupi luar seperti tas, banyak biji berbentuk ginjal. Hasil Usus memiliki ruang kosong, sedangkan efek meremas suara meledak "bop".
- Biji : Buah mengandung banyak biji berbentuk ginjal kecil, biji pertukaran ketika emulsi makanan matang yang asam, manis.
Berbunga hasil sepanjang tahun.

Fakta 4-Nutrisi

+ Menurut Kamus Wikipedia Ensiklopedia
Komposisi gizi dari 100g pemerasan pod / balas dendam Lu
Energi
49kcal (205kJ)
Protein
1.5g
11g
yang gula
3,9g
Lemak
0.5g
Serat
0.5g
Protein
0,9g
Jumlah air
81%
Mineral dan vitamin
Sulfur
6 mg
Zinc
0,1 mg
Besi
1,3 mg
Sodium
0,0005g
Magnesium
8 mg
Kalsium
12 mg
Fosfor 39 mg
39 mg
Klorin
2 mg
Vitamin C
28 mg
Bahan kering : hasil kisaran 100g dapat menekan 80% Karbohidrat, protein 12%, 8% lemak.
Sumber : http://vi.wikipedia.org/wiki/Tam_bop
+ Menurut analisis Rencana Nguyen Dang Toan Guru
Departemen Ilmu dan Teknologi Gia Lai:
Nilai gizi dari 100 g bagian yang dapat dimakan dari buah Rentang pemerasan
Negara
78,9 g
Protein
0.054 g
Lemak
00:16 g
Serat
4,9 g
Kalsium
8,0 mg
Fosfor
55,3 mg
Besi
01:23 mg
Vitamin A
1,613 mg
Vitamin B1
0101 mg
Vitamin B2
0.032 mg
Vitamin PP
1.73 mg
Asam askorbat
43.0 mg
Sumber: Kompensasi Lu (Physalis peruviana L.) potensi tanaman baru
MSc. CHUONG- SELURUH DANG NGUYEN  Departemen Ilmu dan Teknologi Gia Lai
 
Sumber: http://hodinhhai.blogspot.com/2014/02/cay-tam-bop-thu-lu-canh.html
 

Proteksi DMCA