headline photo
Showing posts with label virus. Show all posts
Showing posts with label virus. Show all posts

Mengenal Command Prompt dan Daftar Perintah yg Bisa Digunakan

Saturday, 10 May 2014


 Command prompt adalah sebuah perintah DOS yg ada di windows yg bisa kita akses secara online atau offline, command prompt sendiri merupakan sebuah fitur yg cukup menarik dan memiliki fungsi yg cukup berguna, dimana kita bisa mengakses, mengganti nama, memindahkan sebuah file dengan mudah melalui fitur ini. Tapi tidak semua pengguna komputer yg menggunakan fitur ini dengan bijaksana, adapun beberapa hacker yg sering melalukan aksi jahilnya melalui fitur ini. Dan mungkin bagi sebagian orang masih buta akan fitur ini, nah disini saya akan memberikan sedikit contoh cara menggunakan fitur command prompt ini, disini saya akan mengganti sebuah nama folder menggunakan command prompt dengan perintah "Ren / Rename" (*perintah ini bisa kalian lihat didaftar perintah pada bagian bawah artikel ini), caranya :

1. Buka CMD, (menu start-->accessoris-->command prompt)
2. ketikan nama direktori tempat posisi folder yg akan kita ubah namanya
contoh : folder yg akan saya rubah berada pada direktori D, maka ketik D:, lalu enter.
3. Kemudian ketikan perintah "ren" dilanjutkan dengan mengetik nama folder yg akan diganti kemudian nama penggantinya.
contoh : saya memiliki folder bernama --tugas akan saya ganti dengan nama pekerjaan, maka penulisan perintahnya adalah, "ren tugas pekerjaan".



Sekarang coba cek folder tersebut maka folder tersebut telah berganti namanya, dan dibawah ini adalah daftar perintah yg bisa kalian gunakan dalam Command Prompt.

ASSOC: Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT : Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer pada waktu tertentu.
ATTRIB : Menampilkan atau mengubah atribut suatu file.
BREAK : Mengatur atau menghilangkan pemeriksaan extended CTRL+C.
CACLS : Menampilkan atau mengubah daftar kontrol akses (ACLs) dari files.
CALL : Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD / CHDIR : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP : Menampilkan atau mengubah nomor active code page.
CHKDSK : Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status disket/harddisk tersebut.
CHKNTFS : Menampilkan atau mengubah proses pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS : Menghapus layar jendela command prompt.
CMD : Menjalankan interpreter perintah Windows yang baru.
COLOR : Mengubah warna teks dan latar pada command prompt.
COMP : Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT : Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT : Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY : Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE : Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL / ERASE : Menghapus satu atau beberapa file.
DIR : menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP : Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY : Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY : Mengedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO : Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL : Mengakhiri l: kalisasi dan perubahan environment pada sebuah batch file..
EXIT : Keluar dari program CMD.EXE dan menutup jendela command prompt.
FC : Membandingkan dua atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR : Mencari string dalam file.
FOR : Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT : Mem-Format sebuah hardisk/disket untuk digunakan di Windows.
FTYPE : Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO : ,Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL : Memperbolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP : Menyediakan informasi bantuan untuk perintah-perintah Windows.
IF : Menjalankan pemrosesan kondisional dalam program batch.
LABEL : Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD / MKDIR : Membuat direktori.
MODE : Mengkonfigurasi alat yang ada pada sistem.
MORE : Menampilkan hasil perlayar.
MOVE : Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH : Menampilkan atau mengatur path pencarian untuk executable files.
PAUSE : Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan menampilkan pesan.
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT : Mencetak file teks.
PROMPT : Mengubah command prompt Windows.
PUSHD : Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD /RMDIR : Menghapus direktori.
RECOVER : Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM : Menulis komentar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN / RENAME : Mengubah nama file.
REPLACE : Mengganti file.
SET : Menampilkan, mengatur, atau menghapus variabel lingkungan Windows.
SETLOCAL : Memulai lokalisasi dari perubahan lingkungan dalam sebuah batch file.
SHIFT : Menggeser posisi parameter yang dapat diganti dalam sebuah batch files.
SORT : Menyortir input.
START : Membuka jendela baru untuk menjalankan perintah atau program yang spesifik.
SUBST : Membuat virtual drive dari sebuah direktori.
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE : Mengatur judul untuk jendela command prompt yang aktif.
TREE : Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drive atau path.
TYPE : Menampilkan isi dari sebuah file teks.
VER : MenampilkAn versi Windows yang anda gunakan.
VERIFY : Memberitahu Windows untuk memeriksa apakah file anda telah disimpan secara benar dalam disket/harddisk.
VOL : Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket.
XCOPY : Menyalin file serta pohon direktori.

Tips Cara Mudah Membersihkan Virus Shortcut Menggunakan CMD

Virus lagi virus lagi, karena laptop client yang nggak ada antivirusnya dicolokin flashdiskku akhirnya flashdisk tersebut tertular virus deh. Kalau udah berurusan dengan yang namanya virus rasanya tu mau jungkir balik guling-guling, apalagi kalau ada data penting yang rusak gara-gara virus.

Kali ini saya akan coba berbagi tips mengatasi menghapus virus yang membandel yaitu virus shortcut. Penjelasan singkat virus shortcut adalah virus yang akan membuat file shortcut semua folder yang ada dalam flashdisk. Apabila kita mengklik folder yang terjangkit virus tersebut maka virus akan menyebar dan bisa membuat laptop menjadi super lemot karena dia membuat shortcut pada folder file yang ada pada sistem.

Nah, untuk membersihkan Virus Shortcut caranya sangat mudah, yaitu dengan menggunakan CMD (Command Prompt). Caranya sebagai berikut:



  1. Colokkan flashdisk yang terjangkit virus
  2. Klik => start menu - accesories - Command Prompt atau bisa juga langsung ketik di pencarian CMD
  3. Buka CMD dengan klik kanan lalu pilih run as adsministrator.
  4. Setelah CMD terbuka ketikkan drive flasdisk yang terdapat di komputer misal Drive E maka ketik "E:" tanpa tanda petik lalu tekan enter
  5. Setelah itu akan muncul E:\>
  6. Kemudian ketiikan " attrib –s –h –r /s /d " (tanpa tanda kutip) lalu Enter.
  7. Tunggu proses sampai muncul E:\>
  8. Lalu keluar dari CMD dan buka flashdisknya maka di situ terdapat duplikat folder, yaitu folder asli dan folder shortcut, Hapus semua folder shortcut tersebut
  9. selesai
Biar lebih jelas berikut gambarnya.
Nah, disitu terlihatkan ada folder shortcut... Hapus semuanya hingga bersih. Hapus juga file-file yang mencurigakan.
NB: Untuk keamanan, setelah shortcut di hapus scan drive menggunakan antivirus terbaru. Pastikan anda selalu mengupdate antivirusnya.

3 Tips Menghilangkan Trojan dari Komputer

Friday, 9 May 2014

Jika memiliki komputer, kemungkinan Anda tidak asing lagi dengan virus, malware, dan spyware.
Ketiganya merupakan program jahat yang menyerang komputer dan mencoba untuk mendapatkan informasi pengguna atau membuat komputer tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Salah satu jenis virus dikenal sebagai Trojan. Trojan menyamarkan dirinya sebagai file biasa sehingga pengguna tidak curiga atas kehadirannya.
Jika komputer Anda terinfeksi Trojan, sangat penting untuk menyingkirkannya sebelum merusak komputer atau mencuri informasi yang berharga.
Berikut adalah cara menyingkirkan Trojan dari komputer.

1. Update Software Pelindung

Pastikan bahwa semua perangkat lunak anti-virus dan spyware selalu up to date.
Jika tidak memiliki anti-virus, Anda dapat membeli salah satu atau men-download antivirus gratis seperti Avast dan AVG.
Lakukan scan menyeluruh untuk mendeteksi, mengisolasi, dan menghapus semua file berbahaya.
Lakukan pemeriksaan kedua dengan Trend Micro Housecall untuk memeriksa adanya Trojan yang terlewatkan oleh program anti-virus.
2. Periksa Background Program
Klik “control”, “alt” dan “delete” secara bersamaan untuk membuka task manager.
Di sini Anda bisa melihat semua program yang berjalan pada komputer di background (latar belakang).
Jika Anda melihat ada program aneh yang terbuka padahal Anda tidak melakukan apapun, segera tulis dan lakukan penyelidikan.
Jika program tersebut bukan merupakan bagian dari sistem operasi dan Anda tidak merasa menginstal, segera hapus.
Caranya, buka control panel dan pilih “add/delete” program. Cari program mencurigakan yang telah dicatat sebelumnya dan segera hapus.

3. Memformat Hardrive

Jika semua upaya untuk mengisolasi atau menghapus Trojan gagal, ada kemungkinan Anda perlu memformat hardrive (harddisk).
Memformat berarti akan menghapus semua file dalam komputer. Nampak menakutkan memang, tapi cara ini akan menjamin komputer Anda terbebas dari Trojan.
Sebelum memformat, salin (back up) file yang belum terinfeksi. Setelah diformat, komputer Anda dijamin terbebas dari Trojan

Jenis Kerusakan Komputer yang Dipicu Trojan Horse

Kebanyakan orang menganggap Trojan horse sebagai virus, tapi secara teknis Trojan sebenarnya masuk dalam kategori malware.
Terlepas dari label, Trojan horse bisa menyebabkan kerusakan parah pada komputer.
Tergantung pada jenis Trojan, efek pada komputer dapat bervariasi.
Untuk mencegah Trojan, Anda harus selalu meng-update program antivirus secara teratur.
Trojan horse mendapatkan namanya dari mitos klasik Yunani karena bekerja dengan cara yang sama – menginfeksi komputer dengan menyaru sebagai file biasa untuk kemudian aktif dan melancarkan serangan.
Berikut adalah berbagai kerusakan yang disebabkan oleh Trojan horse.
1. Kerusakan terbuka
Saat beraksi, Trojan horse mampu menyebabkan kerusakan kentara seperti menghapus file penting, mendownload file tertentu dari internet tanpa diketahui pengguna, hingga mengubah password hingga pengguna tidak dapat mengakses komputernya sendiri.
 Kerusakan tak kentara
Kerusakan akibat Trojan tidak selalu kentara. Salah satunya, Trojan memungkinkan hacker memperoleh akses remote ke komputer Anda.
Mereka juga dapat dengan diam-diam menonaktifkan software keamanan pada komputer yang terinfeksi.
Tipe file
Trojan horse dapat berupa file tunggal atau bagian dari file perangkat lunak yang lebih besar.
Dalam beberapa kasus, Anda tidak sadar turut men-download file Trojan bersamaan dengan software tertentu dan kemudian secara tidak sengaja mengaktifkannya.
Jenis pemicu
Trojan tidak bisa mengaktifkan dirinya sendiri. Mereka membutuhkan campur tangan pengguna agar aktif.
Pemicu yang membuat Trojan aktif diantaranya adalah klik, memencet tombol keyboard tertentu, atau dirancang aktif pada tanggal atau waktu tertentu.
Deteksi
Sementara program anti-virus pada umumnya mampu mendeteksi Trojan, disarankan Anda juga menginstal program anti-spyware.
Karena Trojan horse secara teknis bukan virus, dia tidak bisa mereplikasi diri sendiri dan membutuhkan interaksi dari pengguna agar dapat akti

Proteksi DMCA