Masa-masa menjalani suatu hubungan memang terasa sangat menyenangkan,
selalu ingin diperhatikan dan dimanja.
Meminta setiap detikmu mengabariku bahkan rasanya banyak hal yang lebih
penting yang bisa kamu lakukan daripada meladeni kemanjaanku ini.
Maaf, mungkin aku memang terlalu kanak-kanak.
Aku baru saja sadar, kamu sudah terlalu dewasa untuk memikirkan kebahagian-kebahagian semu yang menyita waktu,
Aku juga baru sadar sejatinya kamu sedang memutar otak untuk masa
depan, bukan hanya meladeni aku yang sedemikian manja ini, harusnya
akupun tau juga. Entah kenapa aku baru menyadarinya.
Kamu
sedang berusaha bagaimana menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab,
sedang berusaha menabung buat kita, sedang memikirkan bagaimana untuk
bisa menjadi manusia yang bukan hanya jadi seonggok daging yang punya
nama, sedang berusaha untuk masa depan kamu, yang aku pikir untuk
membahagiakan aku juga..
Mungkin aku sekarang yang harus
dewasa, tidak lagi bermanja-manja, sedang kamu butuh banyak waktu untuk
masa depan kamu dan juga kita,
Sekarang kita hanya butuh
komitmen dan saling percaya, saling meyakini bahwa hanya ada satu nama
yang kita sebut dalam doa kepada Sang Kuasa, lalu selebihnya kita
berusaha, berusaha mengejar mimpi kita, mimpi kamu, mimpi aku juga.
Aku akan berusaha untuk tidak lagi membuang-buang waktuku untuk
kebahagiaan semu, sudah waktunya kita berpeluh, berkeringat, berjuang
untuk apa yang kita mau.
Aku yakin, kamu yakin, kita yakin,
Tuhan pun tak akan ragu.
Jangan menyerah dengan aku yang sedang belajar dewasa ini, jangan
menyerah dengan segala badai yang akan aku, kamu dan kita hadapi, jangan
menyerah pada hal yang seharusnya bisa kita lewati, percayalah kita
bisa dengan semua ini.
Jangan lupa berdoa, untuk aku, kamu dan kita , aku juga akan selalu menengadah untuk hal yang sama
Ya Allah...
Engkau yang mengetahui masa depan kami ,
Semoga engkau berbahagia menyaksikan kami
Sebagai apa kami jadinya nanti,
Karena kebaikan yang kami lakukan
Dalam keseharian kami
Tetapi,
Jika engkau tak berbahagia menyaksikan masa depan kami yang lemah,
Karena kemalasan dan kegemaran kami untuk menunda,
Berilah kami peringatan yang mudah untuk kami mengerti
Ya Allah, bantulah kami menjadi jiwa-jiwa yang kau indahkan masa depannya
Amiin…
0 komentar:
Post a Comment