
MEDAN – Memiliki asal usul keturunan ternyata mampu menyelamatkan seseorang dari aksi pembegalan. Setidaknya itu yang dialami korban pembegalan, Maratul Sihombing (25) saat akan dibegal di Jalan Bersama, Pasar 3, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara.
Lima orang pembegal urung menjalankan niatnya merampok setelah
mengetahui Maratul memiliki satu marga dengan beberapa pembegal
tersebut. Kendati, mereka sempat menghajar korban hingga babak belur.
Beruntung, Maratul tak terkena sabetan senjata tajam yang sudah
digenggam para pelaku, mengingat mereka saat melancarkan aksinya membawa
parang dan senjata lainnya.
Menurut keterangan korban saat membuat laporan di Polsek Sunggal,
kejadian tersebut berawal saat korban dan temannya, Robertus, pergi
mencari nasi goreng kemarin malam dengan mengendarai sepeda motor.
Saat melintasi lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor mereka dipepet
lima orang pria berboncengan yang mengendarai sepeda motor jenis bebek.
Kemudian, para pembegal tersebut langsung menyuruh keduanya untuk
berhenti.
Usai menghentikan sepeda motornya, dan melihat para pelaku berbadan
kecil, korban pun memutuskan untuk berduel dengan para pelaku.
"Tiba-tiba mereka mengeluarkan klewang. Saat itu kawanku langsung
menyimpan kunci sepeda motor. Sementara aku melawan mereka dan sempat
duel. Tapi pas berantem itu, salah satu dari mereka tanya margaku.
Langsunglah kubilang Sihombing. Saat kubilang margaku, dia langsung
bilang kalau kami apara (semarga), di situlah mereka pergi," jelas
Maratul, Minggu (7/6/2015).
Usai kejadian, dengan kondisi babak belur, korban pulang ke rumahnya
sembari mengobati rasa sakit yang dialaminya. Setelah mendapat
pengobatan, akhirnya korban mendatangi kantor polisi untuk membuat
laporan perihal penganiayaan tersebut.
"Aku hafal plat sepeda motornya. Sebelumnya pun dibilangnya, katanya
dia anak Helvetia. Sepeda motornya Suzuki Satria FU BK 5200 AAE,"
pungkas Maratul.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Oscar S Setjo mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban.
"Sudah kita terima laporannya dan akan kita proses," ujarnya saat dikonfirmasi.
(Ari)
sumber : http://news.okezone.com/read/2015/06/07/340/1161521/pembegal-batal-rampas-harta-karena-satu-marga
0 komentar:
Post a Comment